Alasan Larangan Menulis Komentar Sieg Heil di Facebook

Post a Comment

Alasan Larangan Menulis Komentar Sieg Heils di Facebook - Beberapa waktu yang lalu muncul postingan di facebook yang memperingatkan untuk tidak menuliskan sieg heil di kolom komentar. Tentu hal ini justru mengundang rasa penasaran netizen untuk berkomentar demikian dan alhasil akun facebook mereka justru di blokir.

Hal ini menimbulkan pertanyaan banyak orang yang tidak mengetahui asal usul dua kata tersebut.

Setelah ditelusuri, sieg heil ternyata memiliki cerita yang cukup kelam. Dua kata tersebut berasal dari bahasa jerman yang berarti kemenangan dan sebagai pertanda salam kemenangan. Istilah tersebut sebenarnya digunakan untuk menyambut jerman nazi dan penghormatan kepada Hitler sebagai pemimpin mereka. Hormat tersebut ditunjukkan sambil mengangkat tangan kanan ke udara dengan melenceng.

Baca Juga: Reels Instagram Siap Gantikan Tiktok di India

Facebook mendeteksi itu sebagai pelanggaran berat dan memberikan hukuman blokir. Lalu mengapa facebook mengkategorikan berkomentar sieg heil sebagai pelanggaran? karena memang Hitler adalah seseorang yang kejam saat memimpin nazi pada Perang Dunia II. Dia melakukan genosida ke pada kaum yahudi eropa dan serangkaian kekejaman lainnya.

Karena itulah berbagi hal yang berhubungan dengan Hitler menjadi sesuatu yang sensitif di beberapa negara eropa dan semua perusahaan media sosial mengantisipasi kemarahan publik atas pembahasan sensitif penggunanya.

Facebook sendiri memiliki caranya sendiri untuk mendeteksi pelanggaran di platform-nya. Cara yang pertama adalah dari laporan pengguna lain, cara ini sudah umum dan diterapkan semua platform serupa termasuk google. Cara yang kedua adalah dengan menggunakan berbagai algoritma rumit yang sulit dipahami orang awam. Algoritma sendiri adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan penghitungan atau suatu masalahyang ditulis secara berurutan.

Itulah tadi alasan menulis komentar sieg heil merupakan pelanggaran berat di facebook. Gunakanlah media sosial dengan bijak dan taati peraturan yang berlaku.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email